Akankah diri ini sehebat nama yang terdengar jika orang memanggilku. Intan.
Kau tahu sepotong intan terbaik dihasilkan dari dua hal. Suhu dan tekanan tinggi di perut bumi. Semakin tinggi suhu yang diterimanaya, semakin tinggi tekanan yang diperolehnya. Jika dia bisa bertahan, tidak hancur, dia justru berubah menjadi intan yang berkilau tiada tara. Keras, tak ada satu material pun yang bisa mengalahkannya. Kokoh. Mahal harganya. Indah.
Sama halnya dengan hidup, seluruh kejadian menyakitkan yang kita alamu, semakin dalam dan menyedihkam rasanya, jika kita bisa bertahan, tidak hancur, kuat. Kokoh, seperti jalan hidup sebuah Intan.
Nama adalah doa. Semoga namaku adalah doa. Tak pernah menyerah dan tetap kuat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar