17 Juli 2010 kita dipertemukan.
Seharusnya kita tau mengapa kita dipertemukan dan kita juga tau suatu saat kita takkan bisa bersama lagi.
Ini adalah sebuah keluarga, lingkarang keluarga kedua setelah keluarga di rumah. Its amazing you know. IAku sangat merasa beruntung dipertemukan dengan mereka, dengan segala perbedaannya, dengan segala permasalahannya, dengan segala kebahagiaannya, dengan segala cinta yang terdapat dalam hati kita.
Tahun pertama, dengan mos yang begitu melelahkan insyaAllah melillahkan kita. Dengan segala evaluasi dari senior kita, perilaku kita, sikap kita, dan aku akui saat itu masih proses menuju kedewasaan. Sekumpulan anak yang rela meninggalkan keluarga demi mencari ilmu, dan ternyata bukan hanya ilmu yang kita dapat. Tapi keluarga.
Tahun kedua dengan sejuta permasalahan sejuta impian, sejuta kenangan, sejuta kenakalan, dan sejuta yang lainnya. Air mata ini jatuh jika mengingat itu semua kenangan. Kenangan. Kenangan. Tahu kenapa suatu moment bisa terkenang sekali karena objek dalam kenangan itu sangat berarti dalam hidup kita!!
Tahun ketiga dengan penuh doa dan harapan, mencari ilmu lebih banyak. Dengan segala rajin kita bertambah demi ilmu. Tahukah kalian, kita berusaha mencari yang terbaik kita berusaha keluar dengan baik. Kita dihadapkan pada perpisahan. Adakah yang tak merasa sedih? Tak mungkin. Sedih itu selalu ada. Ini tahun membahagiakan sekaligus menyakitkan. Berpisah dengan keluarga penuh cinta.
VOLSTARE
Aku mengartikan kata itu sebagai cinta. Cinta adalah volkstare. Mari bercerita tentang yang ada didalmnya.
Hanina, ketua angkatn cewe yang super tegar, mengayomi, dramaris, dan segala keibuannya itulah yang memang cocok ada untuk ketua kita sosok yang dirindukan, layaknya ibu yang sangat peduli.
Sita, artis kita, sholehah yang memang sudah tertanam dihatinya, dengan keanehannya, kegilaannya, dan semangatnya yang sangat menginspirasi.
Haura, perempuan yang menurutku sangat intelektual, .dengan boneka kucing ido ura, kreatif ada dalam dirinya, tak pernah bosan berkarya, cerdas menurut kbbi haha.
Delyna, dengan anggun, wajah juteknya, sangat pintar, hatinya yang tak kita ketahui, uniknya dia membuatku merasa nyman dengan teman sekamar hampir 4 semester.
Ulfa, puitis, diamnya menghasilkan karya, disenangi banyak pihak, pintarnya yang kuta tak paham, introvert, buku, buku, buku, lincahnya yang tak kumengerti, unik ini jelas sangat berbeda dengan teman yang lain.
Dhila, sosok perempuan yang menurutku banyak pria yang senang dengan dia, dia bisa membaur dengan siapapun, extrovert, cerdas, cantik, tapi dhila sangat heboh ini lah yang aku sukai.
Viana, aneh, aneh, aneh. Segala kepanikannya, segala cerita, segala pengalamannya insyaAllah menginspirasi.
Imeh, aku suka dengan sifat alaynya, lebaynya, tapi dia peduli, tak pernah egois, dengan kecerdasannya dia tetap merasa rendah hati. Imeh salah satu sosok yang aku jadikan contoh dalam semangat menggapai cita.
Ujet, orang yang tertutup, penuh rahasia, aku tau ujet teman yang aku mengerti.
Dara, nenek di angkatan kita, menyayangi semua cucunya, aktif, walaupun masih sma pikiran dia terbuka tidak apatis (like me).
Nia, salah satu teman dan aku tulus sayang sama nia, denga segala ceritanya, yang telah menampung ceritaku, aku tulus sama nia. Karena nia salah satu orang yang memang sangat memotivasi.
Icha aku mengganggap icha sebagai adikku yang harus aku bimbing, aku merasa punya tanggung jawab terhadap icha, karena aku sayang, aku merasa seperti itu nyata.
Desti, guru besar aku yang sangat berarti mengajarkan penuh ketegasan, agama, kehidupan, pengalaman yang sungguh berarti.
Tania, walaupun tania lebih muda aku merasa tania sebagai sosok yang dewasa, intan belajar banyak dengan dia.
Ara, banyak hal yang masih dia belum mengerti tentang kehidupan tugas kita mengarahkan dia, insyaAllah semua tulus mencintai ara.
Adhista, sosok yang tegas, dengan ketegasnnya itu aku menjadikan adhista sebagai contoh, keberaniannya.
Andin, inilah satu-satunya teman yang bertahan dari sd hingga sma. Kalo dipilih diantara anak volks yang paling intan sayang mungkin andin orangnya, terlalu banyak kenangan.
Sipong, dengan semua keceriaanya sangat menghibur kita, aku tau sipong sangat cinta terhadap volkstare. Ingatkah kejadian yupi? Iya pasti sipong ingat.
Fahda, sosok yang paing menginspirasi, bijaknya fahda, insyaAllah fahda berperan dalam hijrahku menjadi yabg lebih baik lagi.
Ika, pendengar yang baik, pendengar setia, kepedulian ika terhadap angkatan sangat berpengaruh untuk orang disekitarnya.
Anida, kalo dibilang siapa yang pertama kali mengubah intan menjadi lebih baik itu nida jawabannya. Aku tulus mencintai nida tanpa alasan apapun. Karena aku sangat menjadikan nida sebagak sosok yang menginspirasi, sosok yang pertama kali aku jadikan sahabat. InsyaAllah kita bersahabat sampai syurgaNya.
Kathy, teman yang teramat fenomenal, keberaniaanya, inspirasi.
Sisi, walaupun baru tahun kedua dia bersama kita tapi kehadirannya sangat berarti.
Untuk cowo nya mungin aku tak bisa menggambarkan sifat mereka satu persatu karena memang tidak terlalu dekat, dan tidak baik juga aku menjelaskan tentang teman lawan jenis. Hehe
InsyaAllah di tahun ke empat ini ukhwah kita dipererat, walau pun raga kita tak sedekat dulu insyaAllah hati kita tetap berpaut dalam naungan cinta Allah. Kita pasti bertemu di syurga kelak. Aamiin :)
Terimaksih volks untuk semuanya, segalanya.